Archive for Agustus 2019
CARA MERAKIT PC,SESUAI DENGAN STANDART SOP YANG AMAN
DAN BENAR.
1.PERSIAPAN
Persiapan
sangat dibutuhkan dalam hal ini,Karena jika tidak ada persiapan dengan matang
dan detail,maka saat dilakukannya proses perakitan akan menimbulkan kosekuensi
kegagalan atau kerusakan yang sangat fatal.
*Persiapan
yang harus disiapkan adalah:
A. Alat:
Alat
digunakan untuk keselamatan diri sendiri dan membantu proses perakitan agar lebih mudah.contoh alat
yang digunakan:
•Obeng
Plus (+)
•Obeng
Minus (-)
•Buku
manual
•Tang
Lancip (Capit Buaya)
•Multimeter
/ Multitester (Untukpengukuran tegangan)
•Pinset
(Untuk pencabut jumper)
•Gelang
Anti Statis (untukmembuang muatan listrik statis)
Gambar alat perakitan
B. BAHAN
Bahan
sangat dibutuhkan dalam proses perakitan.karena jika kita lalai tidak memakai
barang yang sesuai dengan ketentuan pc, maka proses perakitan tidak akan pernah
berjalan.
*Bahan
yang wajib disiapkan:
•Monitor
•Casing
•Power
Supply
•Motherboard
•Processor
•Memory
•Hard
disk
•VGA
card
•NIC
•Keyboard
•Mouse
•CD
rom/RW, DVD rom/RW
•Kelengkapan
komponen seperti kabel, jumper, baut, dan sebagainya.
Gambar bahan bahan yang akan
digunakaan saat perakitan
2.PERAKITAN
Tahapan
yang paling penting ialah tahap perakitan,dalam proses perakitan kita harus benar-benar memperhatikan
langkah-langkah dan susunan ketentuan yang ada agar tidak terjadi kesalahan dan
kerusakan:
Langkah-langkah perakitan:
a. Pemasangan
Motherboard
Periksa buku manual
motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed
multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai
petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor dan menimbulkan proses perakitan anda
terganggu.
b.
Memasang Prosesor
|
•Tentukan
posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di
motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik,
segitiga atau lekukan.
-Tegakkan
posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
-Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu
menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan
hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
-Turunkan kembali tuas pengunci.
-Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di
motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard anda.
-Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang
pasak yang ada.
|
Gambar pemasangan prosesor
c.
Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang
dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk
mengoptimalkan/menetralisir pemindahan panas,maka heatsink harus dipasang rapat
pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan
permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas. Bila heatsink
dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan
pada motherboard.
Gambar pemasangan Heatsing
d. Memasang Memori
Dalam pemasangan memori
harus benar-benar hati-hati karena kalau sampai kaki-kaki dari memori tersebut
ada yang patah maka bisa fatal akibatnya. Dalam arti memori tidak akan bisa di
gunakan.
Langkah-langakah memasang memori
- Rebahkan
kait pengunci pada ujung slot.
- sesuaikan posisi lekukan
pada konektor memori dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan memori ke slot.
- Kait
pengunci secara otomatis mengunci memori pada slot bila memori sudah tepat
terpasang dengan pas.
Gambar memasang memori
e.
Memasang Motherboard
pada Casing
|
Motherboard dipasang ke
casing dengan sekrup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai
berikut:
- Tentukan posisi lubang untuk setiap
dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai
dengan cincin pada tepi lubang.
- Pasang dudukan logam atau plastik pada
tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada
motherboard.
- Tempatkan motherboard pada tray casing
sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekrup
pengunci pada setiap dudukan logam.
- Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada
motherboard jika ada.
- Pasang tray casing yang sudah terpasang
motherboard pada casing dan kunci dengan sekrup.
gambar pemasangan motherboard kecasing
f.
Memasang Power Supply
|
- Masukkan
power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekrup
pengunci dengan benar dan
tepat,agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan kerusakan.
- Hubungkan
konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya
memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX
dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus
ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power
motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin
CPU.
Gambar pemasangan power supply ke
motherboard
g. Memasang
Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah
selanjutnya adalah memasang kabel I / O pada motherboard dan panel dengan
casing,lakukan hal ini
dengan benar.
- Pasang
kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
- Pasang
kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
- Untuk
motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di
motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
- Pada
bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non
slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port
konektoryang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
- Bila
port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus
dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
- Hubungan
kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan
port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram
motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
Gambar pemasangan kabel motherbod
kecasing
h.
Memasang Hard Disk
Cara memasang hard disk cukup mudah. Kita hanya
mengatur jumpernya setelah itu pasangkan konektor dari power ke hard disk dan
satu lagi konektor dari motherboard dengan tepat.
gambar pemasangan hard disk
i. Memasang
Card Adapter
- Pegang
card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik.
- Tekan
card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
- Pasang
sekerup penahan card ke casing
- kembali
kabel internal pada card, bila ada.
Pemasangan card adapter
j. Penyelesaian
Akhir
- Pasang
penutup casing dengan menggeser
secara perlahan.
- sambungkan
kabel dari catu daya ke soket dinding dengan benar dan jangan sampai ada kesalahan.
- Hubungkan
konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial
(tergantung jenis mouse yang anda gunakan).
- Hubungkan
piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke
port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi
port.
k. Pengujian
- Hidupkan
monitor lalu CPU. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari CPU.
- Program FOST dari BIOS secara otomatis akan
mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka
tampilan monitor kosong dan CPU mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai
kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi
kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
- Jika
tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program
POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke
program setup BIOS.
- Periksa
semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin
harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
- Simpan
perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
- Setelah
keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan
pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD
Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
L.kesimpulan
Dalam proses perakitan kita harus
memperhatikan langkah langkah dan tahap yang benar,agar saat
proses perakitan terjadi tidak ada kesalahan
yang menggakibatkan kerusakan.










