• Rabu, 14 Agustus 2019


    CARA MERAKIT PC,SESUAI DENGAN STANDART SOP YANG AMAN DAN BENAR.

    1.PERSIAPAN
    Persiapan sangat dibutuhkan dalam hal ini,Karena jika tidak ada persiapan dengan matang dan detail,maka saat dilakukannya proses perakitan akan menimbulkan kosekuensi kegagalan atau kerusakan yang sangat fatal.
    *Persiapan yang harus disiapkan adalah:
    A. Alat:
    Alat digunakan untuk keselamatan diri sendiri dan membantu  proses perakitan agar lebih mudah.contoh alat yang digunakan:
    •Obeng Plus (+)
    •Obeng Minus (-)
    •Buku manual
    •Tang Lancip (Capit Buaya)
    •Multimeter / Multitester (Untukpengukuran tegangan)
    •Pinset (Untuk pencabut jumper)
    •Gelang Anti Statis (untukmembuang muatan listrik statis)



    Gambar alat perakitan

    B. BAHAN
    Bahan sangat dibutuhkan dalam proses perakitan.karena jika kita lalai tidak memakai barang yang sesuai dengan ketentuan pc, maka proses perakitan tidak akan pernah berjalan.
    *Bahan yang wajib disiapkan:
    •Monitor 
    •Casing
    •Power Supply
    •Motherboard
    •Processor 
    •Memory
    •Hard disk 
    •VGA card
    •NIC
    •Keyboard
    •Mouse
    •CD rom/RW, DVD rom/RW
    •Kelengkapan komponen seperti kabel, jumper, baut, dan sebagainya.


    Gambar bahan bahan yang akan digunakaan saat perakitan
    2.PERAKITAN

    Tahapan yang paling penting ialah tahap perakitan,dalam proses perakitan kita harus benar-benar memperhatikan langkah-langkah dan susunan ketentuan yang ada agar tidak terjadi kesalahan dan kerusakan:

    Langkah-langkah perakitan:

    a.    Pemasangan Motherboard
    Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor dan menimbulkan proses perakitan anda terganggu.

    b.     Memasang Prosesor
    Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard,  umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
    -Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
    -Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
    -Turunkan kembali tuas pengunci.
    -Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard anda.
    -Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak yang ada.
    Gambar pemasangan prosesor


    c.      Memasang Heatsink
    Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan/menetralisir pemindahan panas,maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas. Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.


    Gambar pemasangan Heatsing

    d.  Memasang Memori
        Dalam pemasangan memori harus benar-benar hati-hati karena kalau sampai kaki-kaki dari memori tersebut ada yang patah maka bisa fatal akibatnya. Dalam arti memori tidak akan bisa di gunakan.
     Langkah-langakah memasang memori
    -   Rebahkan kait pengunci pada ujung slot.
    -   sesuaikan posisi lekukan pada konektor memori dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan memori ke slot.
    -    Kait pengunci secara otomatis mengunci memori pada slot bila memori sudah tepat terpasang dengan pas.


    Gambar memasang memori


    e.   Memasang Motherboard pada Casing
            Motherboard dipasang ke casing dengan sekrup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
    -    Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
    -    Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
    -    Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekrup pengunci pada setiap dudukan logam.
    -    Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
    -    Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekrup.


    gambar pemasangan motherboard kecasing



    f.    Memasang Power Supply
    -   Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekrup pengunci dengan benar dan tepat,agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan kerusakan.
    -       Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.



    Gambar pemasangan power supply ke motherboard



    g.   Memasang Kabel Motherboard dan Casing
    Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I / O pada motherboard dan panel dengan casing,lakukan hal ini dengan benar.
    -         Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
    -         Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
    -          Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
    -         Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektoryang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
    -         Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
    -         Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.



    Gambar pemasangan kabel motherbod kecasing

    h.   Memasang Hard Disk
    Cara memasang hard disk cukup mudah. Kita hanya mengatur jumpernya setelah itu pasangkan konektor dari power ke hard disk dan satu lagi konektor dari motherboard dengan tepat.
    gambar pemasangan hard disk


    i.        Memasang Card Adapter
    -       Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik.
    -       Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
    -       Pasang sekerup penahan card ke casing
    -       kembali kabel internal pada card, bila ada.


    Pemasangan card adapter


    j.        Penyelesaian Akhir
    -       Pasang penutup casing dengan menggeser secara perlahan.
    -       sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding dengan benar dan jangan sampai ada kesalahan.
    -   Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse yang anda gunakan).
    -      Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

    k.      Pengujian
    -       Hidupkan monitor lalu CPU. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari CPU.
    -      Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan CPU mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
                                                              
    -       Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
    -   Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
    -       Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
    -      Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.


    L.kesimpulan

    Dalam proses perakitan kita harus memperhatikan langkah langkah dan tahap yang benar,agar saat
    proses perakitan terjadi tidak ada kesalahan yang menggakibatkan kerusakan.






                                                                                                                                     

    { 3 komentar... read them below or Comment }

  • - Copyright © Sistem komputer Dan jaringan Dasar - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -